Gobak Sodor, Permainan Tradisional Beregu

01-06-2022

https://ruangmainan.com - Permainan gobak sodor sering juga disebut sebagai galah asin, merupakan salah satu permainan tradisional yang dikenal berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Namun, permainan ini memiliki nama yang berbeda-beda di setiap daerah Nusantara. Seperti di Kepulauan Natuna, permainan ini diberi nama permainan “Galah”.

Di Riau Pesisir disebut sebagai permainan “Galah Panjang”, daerah Riau Daratan disebut “Cak Bur” atau “Main Belon”.

Di daerah Jawa Barat disebut “Galah Asin”, di Sumatra Utara disebut “Margalah” sementara di daerah Makassar menyebutnya sebagai permainan “Asing”.

Sejarah Permainan Gobak Sodor

Sebenarnya, sejarah mengatakan bahwa permainan tradisional gobak sodor bukan permainan yang berasal dari dari Indonesia loh.

Banyak yang mengatakan bahwa, permainan ini pertama kali di perkenalkan oleh bangsa Belanda ke masyarakat Indonesia.

Tepatnya didaerah Yogyakarta, sehingga banyak masyarakat Indonesia mengira bahwa permainan ini berasal dari sana.

Namun sejumlah literatur Belanda menyebutkan, bahwa kata Gobak Sodor diambil dari Go Back Through The Door yang memiliki arti menembus pintu.

Karena nama permainan ini menggunakan bahasa asing dan sangat susah untuk diucapkan oleh masyarakat Indonesia, maka digantilah sebutan untuk permainan ini menjadi gobak sodor.

Pernyataan tersebut sesuai dengan buku kamus Jawa (Baoesastra) yang ditulis oleh WJS Poerwadarminto yang dipublikasikan JB Wolters Uitgevers Maatschappij NV Groningen, Batavia.

Di dalam buku yang telah ditulis pada tahun 1939 ini, tercatat jelas mengenai sejarah dan pengertian dari gobak sodor.

Menurut kamus ini, penamaan gobak sodor diambil dari dua kata yakni, “Gobak” yang berarti bergerak dengan bebas, sementara dan “Sodor” berarti tombak.

Maka jika diartikan sesuai kamus Jawa diatas, gobak sodor memiliki arti bergerak bebas menggunakan tombak.   

Penjabaran tersebut karena, dahulu kala para prajurit kerap melakukan permainan yang bernama sodoran untuk melatih keterampilan berperang dengan tombak.

Cara Bermain Gobak Sodor

1. Sebelum memulai permainan, seleuruh pemain akan di bagi menjadi dua tim.

2. Masing-masing tim, memiliki anggota sekitar 3-10 orang dengan jumlah yang seimbang.

3. Buat lapangan permainan dengan membentuk garis kotak persegi panjang yang dibagi menjadi 6.

4. Garis pertanda lapangan dapat dibuat menggunakan kapur atau pun lakban.

5. Kemudian kedua tim akan berunding untuk menetukan siapa yang duluan menjadi tim peyerang dan yang kalah menjadi tim penjaga.

6. Tim penjaga yang berada di garis horizontal, akan bertugas untuk menjaga garis atau menghalangi tim lawan (tim penyerang) yang akan berusaha melewati garis batas yang telah ditentukan.

7. Kemudian, salah seorang tim penjaga akan berada digaris vertikal. Penjaga itu memiliki kelebihan, dimana ia dapat mengakses keseluruhan garis vertikal yang terletak di tengah lapangan.

8. Sementara, tim penyerang akan mengirimkan satu per satu anggotanya untuk melewati penjaga disetiap garis.

9. Jika terdapat salah satu tim penyerang yang terkena sentuhan tim penjaga garis, maka akan terjadi pergantian posisi tim. Dimana tim penjaga akan bertukar menjadi tim penyerang, dan sebaliknya.

10. Tim yang lolos dari penjaga garis dan berhasil selamat hingga garis terakhir akan mendapatkan poin. Maka tim yang memiliki poin terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.

Demikianlah informasi mengenai permainan tradisional gobak sodor, mulai dari sejarah hingga cara bermainnya. Permainan tradisional beregu seperti ini, sangat baik jika diajarkan kepada anak-anak.

Karena permainan ini dapat membuat mereka terbiasa untuk berkerja sama dan berbaur dengan teman-teman bermainnya, sehingga anak akan tumbuh lebih aktif lagi.

Selain itu, tubuh anak akan jauh lebih sehat dari pada jika ia hanya bermain gadget dirumah. Karena, jika anak bermain diluar ruangan seperti ini, maka secara otomatis tubuhnya akan bergerak dan menghasilkan keringat yang akan memberikan dampak yang baik untuk tubuhnya.